CS 319 · Pertemuan 2 dari 10
Mengapa satu otak tidak cukup — dan mengapa window 200k bukan berarti harus diisi penuh.
Agenda · 100 menit
Bacaan: bab 4–5
Konsep inti · bab 4
Satu panggilan memberi Anda
Dewan memberi Anda
Filosofi mandor dalam satu baris: tim spesialis yang saling tidak setuju mengalahkan satu suara yang percaya diri. Bukan untuk semua keputusan — untuk yang berisiko tinggi.
Konsep inti · bab 4
Voting
N agen menjawab independen; mayoritas menang. Murah, paralel, membuang pencilan. Untuk klasifikasi, triage, go/no-go.
Spesialisasi
Tiap agen punya peran — arsitek, security, biaya, UX — dan meninjau hanya lewat kacanya. Untuk design review.
Debat
Dua agen atau lebih berargumen di posisi berlawanan lintas ronde, lalu disintesis. Untuk keputusan arsitektur, tradeoff.
Juri + Hakim
Spesialis memproduksi; hakim terpisah (model berbeda) menilai dengan rubrik yang dipin. Pola chairman ala Karpathy. Untuk gerbang kualitas.
Aturan memilih: salah yang murah → satu model. Salah yang mahal → varian mana, dan mengapa? (Anda akan mempertahankannya di A2.)
Mode kegagalan · terdokumentasi, bukan hipotesis
Groupthink
Semua agen konvergen tanpa debat nyata; sintesisnya apa pun kata yang paling lantang.
Solusi: anonimkan ronde, campur keluarga model.
Persetujuan paksa
Agen meninggalkan posisinya begitu melihat keyakinan rekan.
Solusi: pass pertama independen sebelum apa pun dibagikan.
Ketidaksetujuan berlarut
Ronde tak kunjung konvergen; token terbakar; tak ada yang landed.
Solusi: batas ronde + chairman berwenang tie-break.
Contoh · bisa di-copy-paste
# reviewer-security.md — satu node dewan spesialisasi Anda adalah reviewer SECURITY di sebuah dewan. Anda meninjau HANYA lewat kacamata Anda. Anda tidak memuji. Anda tidak meninjau gaya/performa. KONTEKS (dikurasi, bukan di-paste mentah): - spec.md (batasan tugas + kriteria penerimaan) - api-contract.yaml OUTPUT (hanya JSON): { "verdict": "pass" | "fail" | "needs-revision", "criterion_ids": ["AC-3"], # ikat ke kriteria bernomor "reason": "satu paragraf, berbasis bukti", "refusal_conditions_triggered": [] } ATURAN: bukti tidak ada → verdict needs-revision — jangan menebak. Keluarga model berbeda dari produsen. Tool read-only.
Perhatikan tiga disiplin dalam satu prompt: kacamata (spesialisasi), kriteria bernomor (spec, Pertemuan 3), model berbeda + read-only (maker-checker, Pertemuan 5).
Konsep inti · bab 5
5 aturan
Kebusukan konteks
Konteks panjang, basi, tak relevan menurunkan kualitas walau model "cukup memuatnya". Utilisasi adalah tombol kualitas, bukan hanya biaya.
Isolasi sub-agent
Pekerjaan berisik (dump pencarian, log mentah) diserahkan ke sub-agent yang mengembalikan artefak terdistilasi. Window utama tak pernah melihat rawanya.
Contoh · audit yang akan Anda lakukan di A2
TPA (sebelum)
Utilisasi 96%. Busuk di menit kedua.
Bundle (sesudah)
Utilisasi 22%. Agen punya segalanya dan tidak lebih.
Studi kasus · bagian 2 dari 10
PM ingin "AI memutuskan" apakah CekFaktur harus memecah monolitnya. Satu model menjawab ya, penuh keyakinan — dua kali. Sebagai gantinya, Kirana menjalankan dewan debat beranggotakan empat: Arsitek (pro-pecah), SRE (kontra, kacamata biaya), Security (kacamata kepatuhan), Chairman (sintesis, tie-break).
Bundle-nya: satu halaman data trafik, dua modul paling panas, skema tabel bersama, satu laporan insiden nyata. Total konteks: 9k token.
Hasil: setelah 2 ronde dewan konvergen ke "modularisasi jalur invoicing saja" — posisi yang tak dipegang siapa pun di ronde nol, dan yang benar-benar di-shipping tim. Pass pertama, sendirian: jawaban salah dengan keyakinan total.
Di kelas · 25 menit
Persiapan
Kelompok 4 orang. Keputusan: "Portal mahasiswa sebaiknya mengganti pengumuman email dengan feed in-app." Kartu peran: PRO (kecepatan shipping), KONTRA (inklusi/aksesibilitas), SECURITY/PRIVASI, CHAIR.
Aturan
Debrief: mode kegagalan terdokumentasi mana yang kena kelompok Anda? Groupthink, persetujuan paksa, atau chair yang memutus terlalu cepat?
Tugas A2 · dikumpulkan sebelum Pertemuan 3
Bagian 1 — dewan
Ambil keputusan nyata (Anda, tim Anda, atau Kirana). Pilih varian dan pertahankan pilihannya dalam 3 kalimat. Jalankan dewan 3–4 agen (LLM chat apa pun; model berbeda per peran bila bisa). Catat setiap ronde.
Bagian 2 — audit konteks
Ambil percakapan AI terpanjang Anda. Bangun ulang sebagai bundle: apa yang seharusnya masuk window, apa yang hilang, apa yang redundan. Estimasi utilisasi sebelum/sesudah.
Deliverable
Log debat (ronde + verdict JSON) · pembelaan varian 3 kalimat · tabel konteks sebelum/sesudah.
Rubrik
Justifikasi varian 25% · kualitas debat (apakah terjadi ketidaksetujuan nyata?) 35% · kejujuran audit konteks 40%.
Berikutnya: spec dan loop — tempat intent menjadi bisa dicek mesin. Baca bab 6–7.